Mulai Hidup Sehat Sejak Dini

Memiliki tubuh yang sehat dan bugar adalah sesuatu yang sebenarnya mudah untuk dilakukan. Namun banyak orang yang masih berkata sulit. Hal ini tergantung dengan cara dan pola hidup sehat yang dijalankan. Apabila seseorang menginginkan selalu sehat dan tidak rentan terkena penyakit, pasti akan menjaga pola hidup sehat. Berbagai pola hidup sehat tersebut harus ditanamkan sejak dini mulai dari hal-hal yang bersifat kecil seperti tidak membuang sampah sembarangan, rajin membersihkan badan dan lingkungan rumah dan sebagainya.

Untuk memulainya tentu saja harus dengan hal-hal yang bersifat sepele. Hal itu jika ditanamkan sejak dini akan mengakar dan bisa menjadi kebiasaan sehari-hari. Untuk mencapai pola hidup sehat sebenarnya ada beberapa hal pokok yang harus diminimalisir karena berdampak kepada orang yang menginginkan untuk menerapkan pola hidup sehat tersebut. Nah, itu adalah kebiasaan merokok.

Tanamkan Pola Hidup Sehat Tanpa Rokok

Merokok sudah dibuktikan secara ilmiah akan mengganggu sistem-sistem yang ada di dalam tubuh. Banyak kandungan bahan kimia yang berbahaya di dalam rokok seperti nikotin. Ada obat candu di dalamnya dan akan sangat berbahaya jika dikonsumsi dalam jangka waktu yang sangat lama.

Saat ini dapat dilihat bahwa anak-anak kecil sudah berani mulai merokok dan hal itu menjadi kebiasaan. Tugas sebagai seorang yang lebih tua dan lebih tahu harus menanamkan sejak dini mengenai bahaya merokok dan bagaimana cara menghentikan dan jangan sampai meneruskannya.

Pemerintah dan masyarakat juga harus bersinergi untuk menciptakan lingkungan yang baik dan juga tubuh yang sehat tanpa digerogoti kandungan rokok yang berbahaya. Hal tersebut harus dilakukan dengan beberapa hal, mulai dari hal yang terkecil sampai pada forum yang besar mengingat banyak bahaya yang ditimbulkan oleh rokok sampai pada banyaknya kasus meninggal karena terlalu banyak mengonsumsi rokok.

Inilah beberapa hal yang harus diupayakan untuk meminimalisir konsumsi rokok di masyarakat yang dapat diterapkan:

  1. Memberikan ajaran kepada anak. Orang tua seharusnya juga tidak merokok sehingga anak tidak akan mendekati dan mencoba-coba merokok
  2. Memberikan pemahaman mengenai bahaya merokok, Anda bisa menjelaskan bahaya yang sampai mengakibatkan kematian karena merusak fungsi hati dan paru-paru.
  3. Bagi anak yang sudah terlanjur merokok, memberikan edukasi dan pendampingan serta rehabilitasi secara intensif dengan metode pendekatan anak-anak dan mengalihkan untuk menikmati makanan kesukaan seperti es krim dan sebagainya.
  4. Menjauhkan jangkauan rokok dari anak-anak. Apabila ada orang yang sedang merokok, maka diberikan tempat tersendiri untuk merokok sehingga anak-anak tidak akan penasaran dan tidak berani mencoba.
  5. Membuang puntung rokok pada tempatnya. Dapat dilihat di tempat-tempat keramaian pasti akan sangat banyak puntung rokok yang berserakan. Hal ini sangat tidak sedap dipandang mata dan akan membuat anak-anak akrab dengan rokok. Jadi, membuang puntung rokok harus di tempat yang disediakan
  6. Memberikan sosialisasi kepada masyarakat melalui forum-forum pendidikan mulai dari TK sampai SMA bahkan di perguruan tinggi dan kantor-kantor sehingga proses edukasi dapat berjalan secara sistematis dan berkelanjutan.
  7. Menciptakan lingkungan bebas rokok. Hal ini bisa juga dilakukan dengan beragam cara seperti lomba kampung bersih dan semacamnya sehingga masyarakat perlahan akan bisa sadar dan meminimalisir konsumsi rokok

Tentu ada banyak hal yang bisa dilakukan di luar tujuh hal yang ada di atas. Upaya pencegahan konsumsi rokok sejak dini memang harus ditanamkan dari usia kecil sehingga akan menjadi kebiasaan untuk menjaga pola hidup sehat terutama kesehatan tubuh.

Lingkungan Bersih Dan Sehat Tanpa Rokok

Anda tentu saja sangat menginginkan lingkungan yang bersih dan nyaman untuk tempat tinggal. Jika tinggal di lingkungan yang sangat kotor dan sangat banyak terdapat asap rokok di sini tentu saja akan sangat meresahkan. Untuk menghilangkan kebiasaan orang merokok akan sangat sulit bukan? Nah, dengan proses edukasi dan pendekatan serta pendampingan, maka pelan-pelan masyarakat akan sadar bertapa berbahayanya  rokok bagi pecandu yang merupakan perokok aktif maupun orang di sekitar atau perokok pasif.

Bahkan penelitian menunjukkan bahwa perokok pasif malah menanggung beban penyakit lebih berat daripada perokok aktif sendiri. Inilah yang perlu diedukasikan kepada masyarakat bahwa mereka secara tidak langsung menjadi pembunuh orang-orang di sekitarnya. Mungkin memang tidak langsung, akan tetapi jika hal itu dilakukan terus-menerus mereka mengajak orang lain untuk bunuh diri bersama-sama.

Banyaknya plang larangan merokok sepertinya fungsinya sudah sangat minim dan diremehkan. Untuk itu, maka masyarakat dan pemerintah sangat bisa berkontribusi untuk menciptakan kampung bersih bebas rokok dan semacamnya sehingga kesadaran masyarakat perlahan-lahan akan terbangun dan menyadari betapa tidak bergunanya merokok itu.

Edukasi yang secara rutin dan telaten dilakukan serta penyuluhan mengenai bahaya merokok akan bisa membuat masyarakat yang masih menjadi pecandu rokok akan berpikir dua kali untuk merokok setiap menitnya.  Nah, mulai sekarang hal itu sangat bisa diterapkan dan bebaskan lingkungan dari asap rokok. Buat lingkungan bersih tanpa rokok dan jaga kesehatan fungsi tubuh dengan pola hidup sehat tanpa rokok.